Buku ini menceritakan tentang Rafi dan Mira yang mencari pecahan genting (kreweng) untuk membeli dawet pada acara pernikahan di rumah tetangga. Tradisi unik ini menggunakan kreweng sebagai alat tukar untuk membeli dawet, minuman khas yang segar dan manis. Cerita ini mengajarkan anak-anak tentang budaya lokal, kerja sama, dan keseruan dalam mengikuti tradisi yang ada. Buku ini disajikan dalam ba…
Buku ini mengisahkan tentang Tukik, seekor anak penyu yang baru menetas dan ingin pergi ke laut untuk mencari teman-temannya. Dalam perjalanannya, Tukik menghadapi banyak rintangan, seperti arus laut, ikan besar, dan jaring nelayan, sebelum akhirnya berhasil bertemu kembali dengan sesama penyu dan bermain bersama.
Buku ini mengisahkan tentang seorang anak yang merasa takut sendirian di rumah ketika mendengar suara ketukan keras di pintu depan. Setelah keluar dan bertemu seorang nenek yang haus, anak tersebut membantu memberikan air. Cerita mengajarkan nilai kejujuran, tolong-menolong, dan rasa hormat kepada orang tua dan nenek. Melalui kisah ini, anak-anak dikenalkan pada budaya lokal dan pentingnya menj…
Buku ini mengisahkan perjalanan Aji dalam mencari bahan untuk membuat mainan dari kayu bekas. Melalui cerita ini, anak-anak diajak memahami proses kreativitas dan kearifan lokal dalam memanfaatkan bahan alami seperti dahan dan batang pohon untuk membuat berbagai mainan tradisional seperti gasing dan katapel. Dengan ilustrasi yang menarik, buku ini bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecin…
Buku ini menceritakan kisah persahabatan antara Sita dan Puspa di sebuah sanggar tari. Puspa memiliki tas baru yang ingin diberikan kepada Sita, namun saat Sita datang ke rumah Puspa, tas yang diberikan berbeda dengan yang dijanjikan. Mereka kemudian pergi ke kebun untuk memetik daun dan bunga yang akan digunakan untuk membuat tas ecoprint, sebuah seni mencetak motif pada kain dari bahan alami.…
Buku ini mengisahkan tentang Ayya yang sedih melihat taman kota yang dulu indah kini rusak dan tak terawat. Bersama teman-temannya, ia mengajak warga bergotong royong memperbaiki taman. Berkat kerja sama mereka, taman kembali asri, dan anak-anak mendapat pujian karena telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.
Buku ini menceritakan pesta ulang tahun Pisa Sapi, Baba Badhak merasa malu karena hanya membawa hadiah sederhana berupa sop godhong boled (sup daun singkong), sementara teman-teman lain membawa kue dan makanan mewah. Namun, saat Pisa Sapi mencicipinya, ia sangat menyukainya. Baba pun belajar bahwa hadiah sederhana yang sehat dan penuh manfaat bisa menjadi hadiah yang paling berharga.
Buku ini menceritakan Galih yang ingin ikut wisata sekolah, tetapi terkendala biaya. Dengan semangat dan kerja keras, ia membantu berjualan getuk serta rajin menabung. Berkat usahanya dan dukungan orang tuanya, Galih akhirnya berhasil mengumpulkan uang dan dapat mengikuti wisata sekolah dengan gembira.
Buku ini menceritakan Chelo dan Nidae yang bermain di tepi laut. Saat bungkus permen mereka terbawa angin ke laut, keduanya berusaha mengambilnya agar tidak dimakan ikan. Dari pengalaman itu, mereka belajar pentingnya menjaga kebersihan laut dengan membuang sampah pada tempatnya agar tidak membahayakan makhluk hidup di laut.
Buku ini menceritakan tentang Lulu dan Gio yang pergi menginap bersama orang tua mereka ke rumah kakek. Sebelum berangkat, Lulu lupa membersihkan rumah. Saat mereka pergi, sisa makanan, tisu, dan sampah yang berserakan membuat rumah menjadi kotor, berantakan, dan berbau tidak sedap. Ketika pulang, Lulu terkejut melihat keadaan rumahnya. Ia pun menyadari kesalahannya, menyesal telah lalai menjag…