Buku ini mengisahkan perjalanan Andi dan Dita saat berkunjung ke Desa Klipoh. Di sana, mereka melihat berbagai kerajinan tangan dari gerabah yang dibuat dari tanah liat oleh warga desa, termasuk pot pecah yang ingin diganti. Dengan bantuan keluarganya, Andi belajar membuat pot dari tanah liat dan mengikuti proses pembuatan gerabah dari awal hingga menjadi karya yang siap digunakan. Cerita ini m…
Buku ini menceritakan Galih yang ingin ikut wisata sekolah, tetapi terkendala biaya. Dengan semangat dan kerja keras, ia membantu berjualan getuk serta rajin menabung. Berkat usahanya dan dukungan orang tuanya, Galih akhirnya berhasil mengumpulkan uang dan dapat mengikuti wisata sekolah dengan gembira.
Buku ini bercerita tentang Dimas yang menemukan sarang burung berisi anak-anak burung saat membantu panen salak. Meski sudah dinasihati ayah dan ibunya untuk mengembalikan sarang itu, Dimas tetap membawanya pulang. Setelah merasakan sendiri sedihnya berpisah dengan orang tua lewat sebuah mimpi, Dimas akhirnya sadar dan mengembalikan sarang burung tersebut. Cerita ini mengajarkan kasih sayang te…
Buku iki nyritakake babagan perjuangan lan semangat bocah-bocah ing sawijining desa kanggo ngembangake budaya lan sastra Jawa. Kanthi latar latihan, lomba, lan perjuangan pribadi, bocah-bocah iki nuduhake menawa disabilitas ora dadi alangan kanggo berprestasi. Cerita iki ngandhut nilai-nilai kearifan lokal, tekad, lan percaya diri kanggo nggayuh cita-cita, sanajan nganggo kekurangan.
Bagas sedhih ora bisa latihan Soreng Bocah. Dheweke wis telung dina lara. Festival Tari Soreng Bocah Kabupaten Magelang kurang sangang ndina. Apa Bagas bisa melu festival?