Buku ini mengisahkan tentang usaha Tama, seorang anak yang ingin memiliki mobil-mobilan. Karena tidak ada yang menjual, Tama diajari oleh Paksi dan Gimin untuk membuat mobil-mobilan sendiri dengan bahan sederhana, yaitu biting. Melalui proses belajar yang penuh kesabaran, Tama akhirnya berhasil membuat mobil-mobilan dan merasa sangat bahagia. Cerita ini mengajarkan tentang pentingnya kesabaran,…
Buku ini menceritakan pengalaman pertama Nio masuk sekolah. Dengan penuh semangat, Nio berkenalan dengan guru dan teman-teman baru, serta mengikuti berbagai kegiatan di hari pertamanya. Cerita ini menampilkan suasana ceria dan penuh semangat anak-anak saat memulai pengalaman belajar di sekolah, serta mengajarkan pentingnya keberanian dan sikap positif dalam menghadapi hari pertama di lingkungan…
Buku ini bercerita tentang pengalaman anak-anak desa yang menikmati kelezatan dan manfaat dari makanan tradisional, yaitu botok cenggutru, larva capung yang dimasak dengan bumbu dan dibungkus daun pisang. Kisah ini menggambarkan kebersamaan, keakraban anak-anak dalam bekerja sama, serta pelestarian makanan khas daerah yang penuh cita rasa dan nilai budaya lokal. Melalui cerita ini, pembaca diaj…
Buku ini menceritakan tentang perjalanan Sarih, seorang anak yang sangat tertarik dan berminat untuk belajar menari ganongan, sebuah seni pertunjukan tradisional. Melalui latihan dan latihan terus-menerus, Sarih berusaha menguasai gerakan dan keindahan tari ganongan. Kisah ini mengajarkan pentingnya semangat belajar, latihan, dan menghargai budaya lokal dalam melestarikan seni tradisional Indon…
Buku ini mengisahkan perjuangan dan kesabaran Kliwon dalam menghadapi sepatu rusaknya. Meskipun sepatu Kliwon rusak dan belum bisa diganti karena keterbatasan ekonomi, ia tetap bersabar dan menunggu saat yang tepat untuk memperoleh sepatu baru setelah panen. Dengan bantuan orang tua dan kebaikan dari Pak Soleh, tukang sepatu, Kliwon akhirnya mendapatkan sepatu yang layak untuk sekolah. Kisah in…
Buku ini Buku ini mengisahkan tentang perjalanan ulang tahun Ayya yang ke-7, di mana ia mendapatkan hadiah istimewa berupa burung kenari dari teman-temannya. Namun, saat Ayya memeriksa kenarinya, ia merasa ada yang tidak biasa dan kemudian mengetahui bahwa burung kenari itu sakit. Ayya sedih dan berencana membawanya ke dokter agar sembuh. Di hari berikutnya, Ayya melepaskan burung kenarinya ke …
Buku ini disajikan dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Cerita dalam buku ini mengisahkan tentang Zea, seorang anak yang secara tidak sengaja memecahkan vas bunga milik ibunya saat bermain dengan kucing bernama Manis. Zea merasa takut dan sedih karena khawatir dimarahi. Namun, dengan bantuan neneknya, Zea belajar bertanggung jawab dan berani mengakui kesal…
Buku ini mengisahkan tentang Ayya yang sedih melihat taman kota yang dulu indah kini rusak dan tak terawat. Bersama teman-temannya, ia mengajak warga bergotong royong memperbaiki taman. Berkat kerja sama mereka, taman kembali asri, dan anak-anak mendapat pujian karena telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.
Buku ini bercerita tentang Namirah, seorang anak tunarungu yang gemar menari. Dengan bantuan ibu, kakaknya, dan Bu Tari sebagai pelatih, Namirah rajin berlatih menggunakan bahasa isyarat dan mengikuti irama dengan perasaan. Pada akhirnya, Namirah berhasil tampil menari dengan indah di pentas seni sekolah dan membuat semua orang bangga serta bahagia.
Buku ini disajikan dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Cerita dalam buku ini mengisahkan Alayya yang harus membantu merawat adiknya, Afif, saat ibunya pergi mengikuti diklat selama tiga hari. Meskipun sempat mengalami kesulitan, Alayya mampu menjaga dan merawat adiknya dengan baik karena sudah terbiasa membantu ibunya di rumah. Cerita ini mengajarkan tent…