Buku ini mengisahkan perjuangan Satrio dan Lala yang libur sekolah dan berkunjung ke rumah Simbah di Magelang. Mereka menyambangi dan membantu kegiatan di rumah Simbah, seperti membantu membuat gethuk lindri dari singkong dan mengikuti proses memasak bersama. Melalui cerita ini, anak-anak belajar tentang tradisi memasak makanan khas dari masyarakat setempat, nilai kebersamaan, dan menghargai bu…
Buku ini menceritakan tentang proses pembuatan kraketan, makanan tradisional dari beras ketan yang memiliki makna simbolis sebagai lambang kekeluargaan dan kedekatan kedua keluarga pengantin. Cerita ini mengikuti Dewi dan ibunya yang sedang mempersiapkan kraketan sebagai bagian dari acara seserahan pernikahan, mulai dari membuat, menyiapkan, hingga mengiris kraketan yang telah jadi. Buku ini me…
Buku ini mengisahkan kunjungan anak-anak ke rumah Mak Nah di desa pengrajin gerabah. Dalam cerita ini, anak-anak belajar tentang proses pembuatan gerabah dari tanah liat, serta melihat berbagai bentuk seperti pot dan vas bunga. Mereka juga diberi kesempatan untuk melukis dan mewarnai gerabah, serta menyaksikan kegiatan membuat gerabah secara langsung. Cerita ini tidak hanya mengenalkan proses p…
Buku ini mengisahkan pengalaman Dio saat hujan deras membuatnya tidak bisa bermain di luar, seperti bermain sepeda atau pergi ke warung. Dengan ditemani oleh neneknya yang membawa jajanan tradisional entho cothot, Dio merasa kecewa pada awalnya karena nenek tidak membawa jajanan kesukaannya. Namun, setelah mencicipi entho cothot yang gurih dan manis, Dio merasa senang dan ketagihan. Cerita ini …
Buku ini menceritakan tentang keingintahuan Pipo, seekor gajah kecil, terhadap minuman herbal yang dibuat oleh ibunya dari tanaman berwarna kuning, yaitu kunyit. Pipo penasaran dan mencoba mencicipi minuman tersebut, lalu menyadari rasanya yang aneh dan berbeda dari jus jeruk. Ibu menjelaskan bahwa minuman itu adalah kunyit yang belum diberi gula, dan manfaatnya untuk mengatasi perut kembung se…
Buku ini mengisahkan perjalanan Andi dan Dita saat berkunjung ke Desa Klipoh. Di sana, mereka melihat berbagai kerajinan tangan dari gerabah yang dibuat dari tanah liat oleh warga desa, termasuk pot pecah yang ingin diganti. Dengan bantuan keluarganya, Andi belajar membuat pot dari tanah liat dan mengikuti proses pembuatan gerabah dari awal hingga menjadi karya yang siap digunakan. Cerita ini m…
Buku ini menceritakan tentang semangat dan kebanggaan anak-anak dari Kota Salatiga yang mengikuti arak-arakan dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan RI. Mereka menampilkan kesenian tradisional drumblek, sebuah pertunjukan musik yang menggunakan alat sederhana dari barang bekas seperti drum plastik, kaleng, ember, dan kentongan bambu. Cerita ini memperlihatkan persiapan, latihan, dan semangat k…
Buku ini menceritakan tentang Adit dan adiknya yang ingin bermain balapan perahu. Sayangnya, perahu Adit rusak, sehingga dia mendapatkan ide untuk membuat perahu dari pelepah pisang yang lebih tahan dan mengapung di air. Dengan bantuan ayah dan kakaknya, Adit memotong pelepah pisang agar seimbang dan membuat perahu yang kuat. Mereka lalu menguji perahu kertas dan pelepah pisang di sungai dan se…
Buku ini menceritakan tentang Sunu yang ingin tahu tentang bunyi kentungan dari berbagai macam tempat di sekitarnya. Ia melihat dan mendengar suara kentungan yang berbeda-beda, mulai dari penjual nasi goreng, pos ronda, hingga alat musik dari bambu yang dibawa kakaknya. Melalui petualangannya, Sunu belajar bahwa setiap kentungan memiliki bunyi yang unik tergantung dari ukuran dan bahan pembuatn…
Buku ini mengisahkan tentang Mosi, seekor tikus yang tinggal di Candi Arjuna, Banjarnegara. Suatu hari, Mosi mendengar anak-anak berencana menulis nama mereka di dinding candi. Mosi dan keluarganya ingin melindungi keaslian candi dari coretan dan kerusakan yang bisa merusak situs bersejarah tersebut. Dengan penuh keberanian, keluarga Mosi berusaha mencegah anak-anak tersebut agar tidak mencoret…