Buku ini menceritakan tentang semangat dan kebanggaan anak-anak dari Kota Salatiga yang mengikuti arak-arakan dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan RI. Mereka menampilkan kesenian tradisional drumblek, sebuah pertunjukan musik yang menggunakan alat sederhana dari barang bekas seperti drum plastik, kaleng, ember, dan kentongan bambu. Cerita ini memperlihatkan persiapan, latihan, dan semangat k…
Buku ini menceritakan tentang Adit dan adiknya yang ingin bermain balapan perahu. Sayangnya, perahu Adit rusak, sehingga dia mendapatkan ide untuk membuat perahu dari pelepah pisang yang lebih tahan dan mengapung di air. Dengan bantuan ayah dan kakaknya, Adit memotong pelepah pisang agar seimbang dan membuat perahu yang kuat. Mereka lalu menguji perahu kertas dan pelepah pisang di sungai dan se…
Buku ini menceritakan tentang Sunu yang ingin tahu tentang bunyi kentungan dari berbagai macam tempat di sekitarnya. Ia melihat dan mendengar suara kentungan yang berbeda-beda, mulai dari penjual nasi goreng, pos ronda, hingga alat musik dari bambu yang dibawa kakaknya. Melalui petualangannya, Sunu belajar bahwa setiap kentungan memiliki bunyi yang unik tergantung dari ukuran dan bahan pembuatn…
Buku ini mengisahkan tentang Mosi, seekor tikus yang tinggal di Candi Arjuna, Banjarnegara. Suatu hari, Mosi mendengar anak-anak berencana menulis nama mereka di dinding candi. Mosi dan keluarganya ingin melindungi keaslian candi dari coretan dan kerusakan yang bisa merusak situs bersejarah tersebut. Dengan penuh keberanian, keluarga Mosi berusaha mencegah anak-anak tersebut agar tidak mencoret…
Buku ini menceritakan pengalaman Diwang yang diajak ayahnya berkunjung ke Dieng untuk membantu menanam kentang. Awalnya Diwang merasa heran karena sudah sering ke Dieng, tetapi kali ini ia mendapat pengalaman baru di kebun milik Lik Giyo. Diwang belajar mengenal bibit kentang dan cara menanamnya. Meskipun sempat takut ketika menemukan cacing di kebun, ia berusaha mengatasi rasa takutnya dengan …
Buku ini mengisahkan tentang Sitta, yang ingin menikmati tiwul buatan Uwa, tetapi semua tiwul yang dibuat Uwa sudah habis terjual. Untuk mengatasi hal ini, Sitta mencoba membuat tiwul sendiri mengikuti langkah-langkah tradisional, seperti menumbuk gaplek dan mengukusnya. Cerita ini menampilkan proses pembuatan tiwul secara sederhana dan mengajarkan tentang pentingnya usaha dan menghargai makana…
Buku ini mengisahkan seekor badak yang ingin berbagi getuk lindri, jajanan khas dari Magelang, dengan teman-temannya. Awalnya, jumlah getuk yang dibawa tidak sama dengan jumlah teman-temannya, sehingga Badhak harus memikirkan cara membagi yang adil. Dengan menggunakan garis-garis pada getuk, Badhak berhasil membagi secara merata dan semua teman-temannya merasa senang dan puas. Kisah ini mengaja…
Buku ini mengisahkan tentang Koro, seekor hewan yang ingin menonton pertunjukan seni tradisional dolalak di Hutan Agung. Sayangnya, Koro tidak bisa pergi ke sana karena sakit dan harus beristirahat sesuai saran dokter. Meski tidak bisa hadir secara langsung, Koro tetap dapat menikmati pertunjukan melalui teknologi kacamata virtual yang memungkinkan dia melihat pertunjukan secara virtual seperti…
Buku ini mengisahkan tentang Rio yang awalnya kesulitan dan tidak suka belajar matematika, tetapi dengan bantuan teman dan mainan congklak, Rio akhirnya bisa menghitung dan merasa senang serta percaya diri. Buku ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan pemahaman dasar matematika melalui kisah yang menarik dan edukatif.
Buku ini mengisahkan tentang Afia, seorang anak yang gemar berkebun dan berkarya seni. Ia rajin menanam bunga dan membuat karya seni dari daun dan bunga, seperti batik ekoprint yang indah. Melalui proses kreatif dan ketelatenannya, Afia menunjukkan bakat dan kecintaannya terhadap alam serta seni. Cerita ini mengajarkan pentingnya kreativitas, ketekunan, dan kecintaan terhadap lingkungan dalam b…