Buku ini menceritakan pesta ulang tahun Pisa Sapi, Baba Badhak merasa malu karena hanya membawa hadiah sederhana berupa sop godhong boled (sup daun singkong), sementara teman-teman lain membawa kue dan makanan mewah. Namun, saat Pisa Sapi mencicipinya, ia sangat menyukainya. Baba pun belajar bahwa hadiah sederhana yang sehat dan penuh manfaat bisa menjadi hadiah yang paling berharga.