Buku ini mengisahkan tentang tradisi memberi kalung kepada sapi sebagai bagian dari perayaan di desa. Bapak, Ibu, dan Kinan bersama-sama membuat ketupat dan lepet sebagai makanan khas untuk acara tersebut. Mereka berangkat ke sawah dengan membawa hasil olahan mereka, termasuk ketupat, lepet, dan sayur petis, untuk diberikan kepada sapi kesayangan mereka, Bejo. Tradisi ini menjadi momen kebersam…
Buku ini mengisahkan tentang tradisi uler-uleran yang dilakukan oleh para petani di Jawa Tengah sebelum menanam padi. Dalam tradisi ini, para petani berkumpul di sawah, membawa berbagai makanan tradisional, termasuk jajanan uler-uleran, dan bersama-sama melakukan doa serta makan bersama sebagai bentuk rasa syukur dan semangat menyambut musim tanam. Kisah ini mengajarkan nilai kebersamaan, rasa …
Buku ini mengisahkan tentang Mbah Buncis, sebuah boneka gendong yang disukai anak-anak karena kelucuannya. Suatu hari, suara gamelan terdengar dari kejauhan, dan Iben yang merasa takut sering bersembunyi saat mendengar suara tersebut. Namun, seiring waktu, Iben mulai berani dan menyadari bahwa Mbah Buncis sebenarnya tidak menakutkan, melainkan baik dan ramah. Cerita ini mengajarkan tentang kebe…
Buku ini mengisahkan seorang anak bernama Elok yang belajar menumbuk padi menggunakan lesung bersama nenek dan ibunya. Melalui proses menumbuk, Elok belajar tentang pentingnya bersabar dan melakukan pekerjaan dengan hati-hati agar hasilnya baik. Kisah ini mengajarkan nilai kesabaran, ketekunan, dan pentingnya menghargai proses dalam bekerja. Selain itu, cerita ini juga menampilkan suasana ramah…
Buku ini mengisahkan tentang serunya bermain alat musik tradisional dari Salatiga, Jawa Tengah yang disebut drumblek. Cerita ini mengikuti petualangan anak-anak yang belajar membuat dan memainkan alat musik unik tersebut, serta mengikuti festival karnaval yang penuh semangat dan warna-warni. Melalui cerita ini, pembaca diajak menikmati kegembiraan, kebersamaan, dan kebanggaan akan budaya lokal …
Buku ini mengisahkan acara pertunjukan wayang rai wong yang diselenggarakan oleh Ranu. Dalam cerita ini, Ranu dan keluarganya mempersiapkan pertunjukan, menghadapi situasi gelap saat lampu mati, dan tetap semangat melanjutkan acara dengan menggunakan obor sebagai penerang. Kisah ini menonjolkan semangat gotong royong, kreativitas, dan keberanian, serta menampilkan keindahan budaya tradisional w…
Buku ini menceritakan Chelo dan Nidae yang bermain di tepi laut. Saat bungkus permen mereka terbawa angin ke laut, keduanya berusaha mengambilnya agar tidak dimakan ikan. Dari pengalaman itu, mereka belajar pentingnya menjaga kebersihan laut dengan membuang sampah pada tempatnya agar tidak membahayakan makhluk hidup di laut.
Buku ini menceritakan tentang Aruna yang sedang kesulitan berlatih musik untuk persiapan pentas. Saat mencari inspirasi di perpustakaan, ia menemukan buku tentang W.R. Supratman. Secara ajaib, Aruna merasa benar-benar bertemu dengan sang Bapak Musik Nasional dan mendengarkan alunan biola lagu “Indonesia Raya”. Pertemuan itu membuat Aruna kembali bersemangat untuk belajar musik dan berlatih …
Buku ini disajikan dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Buku ini menceritakan tentang cuaca yang memiliki banyak nama sesuai dengan keadaannya. Saat cuaca cerah, semua makhluk merasa senang dan dapat beraktivitas dengan nyaman. Ketika cuaca panas, banyak makhluk mulai kesulitan karena kekurangan air. Lalu saat mendung dan hujan datang, alam kembali segar d…
Buku ini bercerita tentang Jarot, anak Suku Kalang yang tinggal di hutan dan ingin berteman dengan anak desa. Ia bertemu Arga, lalu mereka berpetualang bersama di hutan dan belajar tentang persahabatan serta saling menghargai perbedaan.